PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENGURANGAN TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA DI KLINIK BIDAN OPET LHOKSEUMAWE

Authors

  • Lasmina Lumban Gaol Akper Kesdam IM Lhokseumawe
  • Suriani
  • Teungku Muhammad Sabil

DOI:

https://doi.org/10.58435/jka.v2i2.100

Keywords:

Massage Effleurage, Nyeri, Labor

Abstract

Nyeri adalah suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan kompleks yang merupakan fenomena yang sangat individual dengan komponen sensorik dan emosional. Kala 1 persalinan merupakan permulaan kontraksi persalinan sejati yang ditandai oleh perubahan serviks yang progresif dan diakhiri dengan pembukaan lengkap (10 cm) pada primigravida kala 1 yang berlangsung kira-kira 13 jam. Salah satu cara untuk menghilangkan nyeri persalinan adalah dengan cara melakukan massase effleurage. Masusage effleurage merupakan suatu gerakan dengan mempergunakan seluruh permukaan tangan melekat pada bagian-bagian tubuh yang digosok dengan ringan dan menenangkan, dengan jangka waktu dilakukan selama 20 menit. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Fokus studi pada studi kasus ini yaitu ibu yang bersalin pada kala 1 fase aktif dan responden berjumlaah 3 orang yang dilakukan di Klinik Bidan Opet Lhokseumawe, penelitian ini menggunakan lembar kuesioner NRS (Numerical Rating Scale) untuk menilai tingkat nyeri persalinan. Dan SOP (standar operasional prosudur) massage effleurage. Serta menandatangani lembar persetujuan menjadi respondendi Klinik Bersalin Bidan Opet Lhokseumawe. Berdasarkan observasi terhadap 3 responden didapat 1 (33,3%) responden mengalami penurunan dari nyeri sedang ke nyeri ringan, 1 (33,3%) responden dari nyeri berat ke nyeri sedang dan 1 33,3% responden tetap pada nyeri berat. Hasil menunjukkan ada perubahan nilai tingkat nyeri persalinan sebelum dan sesudah dilakukan massage effleurage. Saran diharapkan setiap persalinan normal dapat dilakukan massage effleurage untuk mengurangi nyeri persalinan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aceh D.B., profil Kesehatan Kota Banda Aceh (2016). Banda Aceh: Dinas Kesehatan.

Bethsaida Jainiwarty & Herri Zan Pieter. (2013). Pendidikan Psikologi untuk Bidan suatu Teori dan Terapannya. Yogyakarta: Andi Offset, hlm 226,250.

Ellysusilawati. (2017). Efektivitas Pemberian Teknik Massage Effleurage Dan Teknik Massage Conterpressure Terhadap Rasa Nyeri Persalinan Normal Pada Primigravida.

Rohmah, E., Susanti, T., Harapan, A., & Ponorogo, M. (2017). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Primigravida tentang Persiapan Persalinan di BPM Ny “E” Desa Serangan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo. Jurnal Delima Harapan, V 8(7), PP 27–36.

Suriani, Ela Nuriani, N.A.S. (2019). Pengaruh Teknik Massage Back- Effluerage Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Persalinan Kala I di Klinik Bersalin Kurnia Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Penelitian Keperawatan Medik 2(1), 24-29.

Qudriani, M., & Hidayah, S. N. (2017). Persepsi Ibu Hamil Tentang Kehamilan Resiko Tinggi Dengan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care Di Desa Begawat Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal Tahun 2016. Seminar Nasional IPTEK Terapan, 1, 15–17.

Yolanda, & Widyanti, Y. (2015). Pengaruh massage Effluerage Terhadap Penurunan Nyeri Persalian Pada Primigravida. Padang panjang.

Wati,L. dkk. (2020). Pengaruh Metode Birth Ball Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Fifi Maryoni. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22 (1), Februari 2022, 89-91. ISSN 1411-8939.

World Health Organization. (2018). Maternal Mortality di akses di https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal- mortality.

Downloads

Published

2024-01-16

How to Cite

Lasmina Lumban Gaol, Suriani, & Teungku Muhammad Sabil. (2024). PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENGURANGAN TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA DI KLINIK BIDAN OPET LHOKSEUMAWE. Jurnal Kesehatan Akimal, 2(2), 66–73. https://doi.org/10.58435/jka.v2i2.100

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.