HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ORANG TUA DENGAN DIARE PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS JULOK ACEH TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v4i2.103Keywords:
PHBS, Diare, AnakAbstract
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang berhubungan dengan perilaku individu, dimana kondisi sehat mampu diperoleh merubah perilaku dari tidak sehat menjadi sehat serta sanitasi lingkungan sehat di rumah tangga tidak tercemar oleh bakteri bahkan kuman. Diare adalah kondisi dimana buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam sehari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat orang tua atau ibu dengan diare pada anak umur 1-5 tahun di Puskesmas Julok Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik non-probability sampling dengan jumlah responden 50 orang. Analisa data mencakup analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil dari penelitian ini frekuensi ibu yang memiliki balita dimana PHBS baik ada 15 responden 2%), sedangkan ibu yang memiliki balita dimana PHBS kurang sejumlah 35 responden (75%). Frekuensi ibu yang memiliki balita dimana yang menggunakan air bersih baik ada 30 responden 55%), sedangkan ibu yang memiliki balita dimana yang menggunakan air bersih kurang sejumlah 20 responden 45%). Kesimpulan dari analisis bivariat menunjukan bahwa PHBS ibu dengan diare balita nilai p = 0,00, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan perilaku hidup bersih dan sehat orang tua atau ibu dengan diare pada anak umur 1-5 tahun di Puskesmas Julok Aceh Timur.
Downloads
References
Agustia, N. (2022).Hubungan Pengolahan Air Minum Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Di Kecamatan Baturaja Barat Tahun 2021. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(2), 206-212.
Kausar dan pertiwi. (2023). Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Ibu dengan Diare pada Bayi Usia 1-4 Tahun di lampung. Jurnal Fakultas Kesehatan, 1-3.
Mulawarman. (2024)). Faktor Utama Mempengaruhi Kejadian Diare pada Balita. Jurnal Endurance, 1-6.
Nurmala. (2023).PHBS dan Kejadian Luar Biasa. Surabaya: Buana Cipta.
Sari, N. R., Yarmaliza, Y., Reynaldi, F., Husna, A., & Zakiyuddin, Z. (2022). Pengaruh Personal Hygiene Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Di DesLangung Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Jurmakemas (Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat).
Suryadi. (2024). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita 0-5 Tahun Di Puskesmas Sungai Penuh Kerinci. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1-4.
Sulastri. (2022). Mencegah Diare Pada Anak dan Penanggulangannya. Bandung: Mulia Medika.
Nurmala.(2023).PHBS dan Kejadian Luar Biasa. Surabaya: Buana Cipta.
Wiratmo, P. A., Dewi, N. A., & Oktaviani, O. (2022, March). Pola Asuh Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Anak Bayi. In Prosiding Seminar Nasional Adpi Mengabdi Untuk Negeri (Vol. 4, No. 1, Pp. 33-39).
Yuniati. (2021).Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Diare Dengan Kejadian Diare Pada Bayi 1-3 Tahun Di RS Mitra Medika. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, Vol 3 No 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Usti Julita, Junaedy, Lasmina Lumban Gaol, Erna Masdiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











