UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PARU DALAM PERAWATAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA UPT PUKESMAS PULO BRAYAN MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v4i2.164Keywords:
Pencegahan Infeksi, Tuberkulosis Paru, Perawatan Keluarg, Pendidikan KesehatanAbstract
Tuberkulosis Paru adalah penyakit menular yang tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama dalam lingkungan keluarga. Pendidikan kesehatan tentang pencegahan penularan Tuberkulosis Paru merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam mengurangi risiko penularan di rumah.Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam perawatan keperawatan keluarga, termasuk penilaian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada dua responden keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan Tuberkulosis Paru dan pengetahuan terbatas mengenai upaya pencegahan penularan. Kriteria inklusi dalam studi ini adalah keluarga yang memiliki anggota rumah tangga yang didiagnosis menderita Tuberkulosis Paru. Studi ini dilakukan di wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat Pulo Brayan selama satu minggu dengan tiga sesi.Instrumen penelitian meliputi formulir penilaian keluarga, kuesioner, dan brosur edukasi.Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan mengenai pencegahan penularan Tuberkulosis Paru. Hal ini dibuktikan dengan kedua responden melaporkan tindakan seperti menjaga kebersihan rumah tangga, membuka jendela di pagi hari, memakai masker, dan mengingatkan pasien untuk minum obat secara teratur.Analisis hasil menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang pencegahan penularan Tuberkulosis Paru kepada keluarga efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka akan pentingnya mencegah penularan di dalam rumah tangga. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan yang dilakukan dalam tiga sesi selama satu minggu efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga tentang pencegahan penularan Tuberkulosis Paru dan mendukung proses penyembuhan.
Downloads
References
Faidah, N., Hartini, S., Winarsih, B. D., Widyaningsih, H., Narti, N., Yusianto, W., & Wulan, E. S. (2024). Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Pencegahan Penularan Tuberkulosis (TB ) Paru di Puskesmas Randublatung Blora. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 1(1), 48–58. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v1i1.8
Freadman. (2018). Pengertian Keluarga.5–14.https://perpustakaan.poltekkesmalang.ac.id/assets/file/kti/1601100066/BAB_II.pdf
Gultom, K., Harahap, R. A., Studi, P., Kesehatan, I., Masyarakat, F. K., Islam, U., Sumatera, N., & Rumah, K. F. (2024). Jurnal Dinamika Kesehatan Terpadu Jurnal Dinamika Kesehatan Terpadu. 5(3), 1–10.
Gusman, V. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Tuberkulosis paru.https://id.search.yahoo.com/search?fr=mcafee&type=E211ID1589G0&p=Gusman%2C+V.+(2021).+Hubungan+Pengetahuan+dengan+Perilaku+Pencegahan+TB+Paru.
Kristini, T., & Hamidah, R. (2020). Potensi Penularan Tuberkulosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 24. https://doi.org/10.26714/jkmi.15.1.2020.24-28.
Magfirah, A., & HS, N. (2022). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Pencegahan Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lampahan Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 5(2), 267–272. https://doi.org/10.32524/jksp.v5i2.665
Mahendra, N. D. (2019). BUKU AJAR PROMOSI KESEHATAN Penulis :
Masnarivan, Y., & Haq, A. (2022). Pemodelan Faktor Risiko Tuberkulosis Paru Di Sumatera Barat. Jambi Medical Journal “Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan,” 10(1), 68–80.
Nasution, Elfira, & Faswita, &. (2023). Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru. In Eureka Media Aksara, Juni 2023 Anggota Ikapi Jawa Tengah No. 225/Jte/2021 (Vol. 3, Issue 1). https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
n.
Nurrahmawati, D., Sumarni, N., & Yani, D. I. (2023). Upaya Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru dalam Perawatan Keluarga: Studi Kasus. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(7), 1964–1975. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i7.10647
Puspitasari. (2021). Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR). 4(2).
Putri, V. S., Apriyali, A., & Armina, A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(2), 226. https://doi.org/10.36565/jab.v11i2.520
Ramadhan, N., Hadifah, Z., Yasir, Y., Manik, U. A., Marissa, N., Nur, A., & Yulidar, Y. (2021). Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru pada Penderita TB di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 31(1), 51–62. https://doi.org/10.22435/mpk.v31i1.3920
Sari, G. K., Sarifuddin, & Setyawati, T. (2022). Tuberkulosis Paru Post Wodec Pleural Efusion: Laporan Kasus Pulmonary Tuberkulosis Post Wodec Pleural Effusion: Case Report. Jurnal Medical Profession, 4(2), 174–182.
Sunaryanti, B. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Klien Gangguan Sistem Respirasi Dilengkapi Contoh Studi Kasus Dengan Aplikasi 3S (SDKI, SLKI, dan SIKI). In Penerbit Tahta.https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/77%0Ahttps://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/download/77/77
Utami, R. T., Ismail, I. U., Dinata, A. S., Delfira, A., Rinarto, N. D., Safitri, M., Afrianti, N., Sari, D. M., Hazmi, A. Al, Fitriani, I., Putri, R., & Novita, R. (2023). Anatomi & Fisiologi Manusia (Vol. 19, Issue 5).
Volkers,M.(2019).Tuberkulosis Paru. Αγαη, 8(5), 55. https://id.search.yahoo.com/search?fr=mcafee&type=E211ID1589G0&p=Volkers%2C+M.+(2019).+Tuberkulosis+Paru.+%CE%91%CE%B3%CE%B1%CE%B7%2C+8(5)%2C+55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rindi Antika, Resmi Pangaribuan, Ade Irma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











