PENERAPAN SENAM DIABETES DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI DESA BLANG CIRIH KABUPATEN BIREUEN
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v4i2.176Keywords:
Senam Diabetes, Kadar Gula DarahAbstract
Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan terjadinya peningkatan glukosa darah dan menurunnya kemampuan tubuh menggunakan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Senam diabetes merupakan gerakan olahraga yang dirancang menurut usia dan fisik sebagai bagian dari pengobatan diabetes. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain studi kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Blang Cirih Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes mellitus tipe II di Desa Blang Cirih Kabupaten Bireuen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh dari 3 orang responden setelahh melakukan senam diabetes sebanyak 5 kali dalam seminggu dengan periode 30 menit per sesi didapatkan semua responden mengalami penurunan kadar gula darah dengan rerata 15,3 mg/dL. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar gula darah. Diharapkan penderita diabetes mellitus dapat menerapkan senam diabetes untuk menurunkan kadar gula dalam darah.
Downloads
References
Asmi, Harismi. (2020). Resiko Penyakit Berdasarkan Klasifikasi Umur Menurut WHO. Kemenkes RI.
Dinkes Bireuen. (2021). Data Pengidap Diabetes Mellitus Tahun 2021 di Kabupaten Bireuen. Dinas Kesehatan Bireuen.
Insane, Maria. (2021). Asuhan Keperawatan Diabetes Mellitus dan Asuhan Keperawatan Stroke.
Irianto. (2015). Memahami Berbagai Macam Penyakit. Bandung: CV Alfabeta.
Kemenkes. (2020). Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementrian Republik Indonesia. https://pusdatin kemkes.go.id/article.
Nasution, F., Andilala, A., dan Siregar, A. A. (2021). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus. Jurnal Ilmu.
Nur, Isnaini dan Ratnasari. (2018). Faktor Resiko Mempengaruhi Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah.
Nur, W. A. (2017). Pengaruh Senam terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II : Di Wilayah Kerja Puskesmas Tawangrejo Kota Madiun. (Doctoral dissertation, STIKes Bhakti Husada Mulia).
Octari, R. A. (2019). Khasiat Obat Tradisional sebagai Antioksidan Diabetes.Yogyakarta: Rapha Publishing.
Prawitasari, D. S. (2019). Diabetes Mellitus dan Antioksidan. KELUWIH: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran.
Riskesdas. (2017). Badan Litbangkes Kementrian Kesehatan RI. Retrieved from Laporan Hasil Kesehatan Dasar. https://www.litbang kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dedy Ahmady, Maulida Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











