ANALISIS PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK STUNTING
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v4i2.192Keywords:
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Anak, StuntingAbstract
Status gizi merupakan ukuran keberhasilan memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Beberapa tahun terakhir target penurunan status gizi buruk balita belum signifikan. Dampak gizi buruk pada anak bersifat sulit untuk dikoreksi di usia dewasa. Penelitian tentang faktor ekonomi, faktor sanitasi, faktor pendidikan , dan faktor perilaku terhadap dengan kejdian gizi buruk pada balita usia 4-5 yang sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk. jenis penelitian yang diapakai adalah penelitian deskriptif Analitik yaitu bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang faktor-faktor yang mempengaruhi gizi buruk pada balita usia 4-5 tahun di Desa Geulumpang Payong, Bireuen. Desain yang mengunakan cross sectional yaitu dengan membagikan kuesioner sebagai cara untuk mengambil data kepada setiap responden dengan sekali penyebaran. Populasi pada penelitian ini merupakan ibu-ibu yang mempunyai balita dengan Gizi Buruk dengan sebanyak 30 balita dengan kejadian gizi buruk. Pada penelitian ini, teknik sampling yang digunakan total sampling yaitu sampel yang sudah ditetapkan atau sudah ada. Sampel pada penelitian ini yaitu, balita yang mengalami gizi buruk sebanyak 30 orang. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat. Berdasarkan uji bivariat yang dilakukan didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antaran variabel independen dengan variabel dependent. diharapkan akses terhadap air bersih merupakan salah satu determinan penting dalam pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Downloads
References
Anggraini, W., Amin, M., Pratiwi, B. A., Febriawati, H., & Yanuarti, R. (2021). Pengetahuan Ibu, Akses Air Bersih Dan Diare Dengan Stunting Di Puskesmas Aturan Mumpo Bengkulu Tengah. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 8(2), 92–102.
Irawan, R. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pemberian ASI Ekslusif di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Marina Permai Kota Palangka Raya Tahun 2022. Jurnal Surya Medika.
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Ni'mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13–19.
Rifiana, Andi Julia, and Linda Agustina. (2018). Analisis kejadian stunting pada balita di desa pasirdoton kecamatan cidahu kabupaten sukabumi provinsi jawa barat tahun 2017-2018. Jurnal Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya, 4.2.
Syafrina, M., Masrul, & Firdawati. (2019). Analisis komitmen pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mengatasi masalah stunting berdasarkan nutrition commitment index 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(2), 233–244.
Sari, Intan Indah Kartika, and Muji Sulistyowati. Analisis promosi kesehatan di puskesmas Kalijudan terhadap PHBS rumah tangga ibu hamil. Jurnal Promkes 3.2 (2015): 159-170.
Sangadji, Alya Marchanda, Muaningsih Mikawati, and M. Muaningsih. (2021). Hubungan perilaku dan pengetahuan ibu dalam penerapan PHBS dengan kejadian stunting pada balita usia 3-5 tahun di Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar. STIKES Panakkukang Makassar.
Uliyanti, Uliyanti, Didik Gunawan Tamtomo, and Sapja Anantanyu. Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Jurnal vokasi kesehatan, 3.2 (2017): 67-77.
Widyaningsih .(2018). Jurnal Gizi Indonesia Keragaman Pangan, Pola Asuh Makan Dan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan, Jurnal Gizi Indonesia, 7(1), pp. 22–29. Di akses pada https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/article/download/20025/14467.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dian Vita Sari, Fatmawati, Siti Damayanti, Fitri Apriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











