PENERAPAN TERAPI KOMPRES BAWANG MERAH DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA REMAJA PUTRI DENGAN DISMENORE

Authors

  • Risqina Putri Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Afrilia Fazrina Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Popi Lya Destari Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Faidhil Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh
  • Riska Amalia Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.217

Keywords:

Remaja, Dismenore, Terapi Kompres Bawang Merah, Skala Nyeri

Abstract

Dismenore adalah nyeri yang dirasakan setiap wanita, terutama setiap periode menstruasi. Apabila dismenore tidak diatasi, akan menyebabkan komplikasi fisik, meliputi nyeri, mual, diare atau konstipasi, kram, komplikasi psikologis, meliputi depresi, kecemasan dan emosional serta komplikasi lainnya meliputi penurunan kualitas hidup, infertilitas dan disfungsi seksual. Salah satu intervensi untuk menurunkan nyeri pada remaja dengan dismenore adalah terapi kompres bawang merah. Hal ini karena bawang merah mengandung kandungan penting seperti allicin, flavonoid dan kaempferol, yang berperan menurunkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan terapi kompres bawang merah dalam menurunkan skala nyeri pada remaja putri dengan dismenore. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi dan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Penelitian ini melibatkan dua remaja putri yang menderita dismenore primer dengan skala nyeri pada kategori sedang (4-6). Hasil penelitian menunjukkan skala nyeri sebelum intervensi pada Subjek I adalah 5 (sedang) dan Subjek II adalah 4 (sedang). Terjadi penurunan skala nyeri setelah pemberian 10 gram bawang merah yang dikompres selama 20 menit dalam dua hari berturut-turut, Subjek I menjadi skala 2 (ringan) dan Subjek II menjadi skala 1 (ringan) setelah intervensi. Terapi kompres bawang merah terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri pada remaja dengan dismenore. Diharapkan terapi kompres bawang merah ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi untuk menurunkan skala nyeri menstruasi pada remaja putri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abid, E., Aamer, M., Faiz, S., Azam, F., Shaheen, A., & Javed, N. (2020). Dysmenorrhea in students: haracteristics and predictors. Journal Of Shifa Tameere Millat University, 3(2), 75-80.

Aldriana, N. (2021). Pengendalian Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Masa Pubertas Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah. Maternity, 3(8), 193-194.

Ani, D., Bobak, S., & Yuliana, T. (2019). Buku Ajar Keperawatan Maternitas, Edisi 4. Jakarta: EGC.

Arlym, L. T., Warastuti, D., & Mutiah, S. (2023). Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi pada Remaja Putri di RW 005 Mekarsari Cimanggis Kota Depok. Malahayati Nursing Journal, 5(6), 1–23.

Charla, T. & Bingan, M. (2020). Pravalensi dismenore primer dan dismenore sekunder di Indonesia. Retrieved from https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/1040/835 pada 05 Desember 2025.

Departemen Kesehatan RI. (2022). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2022. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI.

Dwipayani, L. A. D., Putra, P. W. K., & Kio, A. L. (2024). Perbedaan Kompres Esensial Bawang Merah dengan Kompres Air Hangat terhadap Dismenore. Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 15(1), 115-121.

Isnainy, U. C. A. S., Sari, Y., & Keswara, U. R. (2021). Kompres Hangat Untuk Menurunkan Disminore Di Desa Padang Tambak Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 4(3), 509–514.

Krisdiana. (2018). Pemberian Kompres Hangat dan Massage Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal STIKES 'Aisyiyah Surakarta.

Nadine, H., Maywati, S., & Aisyah, I. S. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Universitas Siliwangi. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 17(1), 247–256.

Ningsih & Sarofah, E. (2021). Kesehatan Reproduksi Remaja. Bandung: Media Sains Indonesia.

Nurjanah, L. & Martina, D. (2021). Pengaruh Kompres Bawang Merah (Allium Ascalonicum l.) Terhadap Tingkat Nyeri Saat Menstruasi Pada Remaja. 1-11.

Parawitha, A. (2014). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Gangguan Menstruasi Wanita Pasangan Usia Subur di Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3), 74-80.

Ratnawati, A. (2018). Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Sistem Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Safitri, Nurmalasari D., & Intan N. F. M. (2019). Kompres Esensial Bawang Merah Pada Mahasiswa Poltekkes Surabaya Prodi D3 Kebidanan Bangkalan. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 246-250.

Simbolon, P., Sukohar, A., Ariwibowo, C., & Susianti. (2018). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Lama Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Angkatan 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Majority, 7(2), 164-170.

World Health Organization. (2020). Dysmenorrhoea. Retrieved from https://www.emro.who.int/emhj-volume-18-2012/issue-8/article-9.html pada tanggal 05 Desember 2025.

Wulandari, P. & Kustriyani, M. (2019). Upaya Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri. Jurnal Peduli Masyarakat, 1(1), 23-30.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Putri, R., Fazrina, A., Destari, P. L., Faidhil, & Amalia, R. (2026). PENERAPAN TERAPI KOMPRES BAWANG MERAH DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA REMAJA PUTRI DENGAN DISMENORE. Jurnal Kesehatan Akimal, 5(1), 126–135. https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.217

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)