HUBUNGAN PERILAKU PERAWATAN KELUARGA DENGAN STATUS DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS JULI I KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v2i1.78Keywords:
Perilaku Perawatan Keluarga, Status Diabetes MelitusAbstract
Diabetes melitus salah satu penyakit degenerative yang menjadi ancaman utama pada umat manusia. Dibetes mellitus kerap kali disebut dengan The Great Imitator, yaitu penyakit yang mengenai semua organ tubuh dan memunculkan aneka macam keluhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes Melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen yang berjumlah 55. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus banyak memiliki perilaku perawatan keluarga yang positif, dengan di peroleh nilai p-value = 0,001 yang menunjukkan angka < α = (0,05) sehingga dapat disimpulkan hipotesa kerja diterima artinya ada hubungan perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku perawatan keluarga sangat berhubungan dengan status diabetes melitus. Diharapkan kepada keluarga agar selalu dapat memberi informasi kepada anggota keluarga yang menderita penyakit diabetes mellitus untuk dapat menjaga kesehatan dan melaksanakan pengobatan yang teratur serta menjaga pola makan rendah gula.
Downloads
References
HS Ibrahim. (2012). Hubungan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Gizi dengan Status Gizi Lanjut Usia diUPTD Rumoh Saujahtera Geunaseh Sayang banda Aceh. Idea Nursing Journal, Vol. III No.2, 51–62.
Ila Fadila, D. A. S. (2013). Status Gizi Lansia Berdasarkan Peta Pengaruh Faktor Determinan Pada Peserta dan Bukan Peserta Posyandu Lansia (Kasus di Kota Tangerang Selatan). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 156–169.
Lailiyah, P. I., Rohmawati, N., & Sulistiyani, S. (2018). Status Gizi dan Kualitas Hidup Lansia yang Tinggal Bersama Keluarga dan pelayanan Sosial Tresna werdha (Nutritional Status and Quality of Life of Elderly People Who’s Lived With Family and Tresna Werdha Social Service in Bondowoso). Pustaka Kesehatan, 6(1), 60. https://doi.org/10.19184/pk.v6i1.6768
Nurdhahri, Ahmad, A., & Adamy, A. (2020). Faktor Risiko Malnutrisi Pada Lansia Di Kota Banda Aceh. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(2), 893. https://doi.org/10.33143/jhtm.v6i2.1069
Nurhidayati. (2014). Gambaran Status Gizi Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Desa Cot Bada Tunong Kabupaten Bireuen Aceh. Lentera, 14(2), 96–100.
Rohmawati, N., Asdie, A. H., & Susetyowati, S. (2015). Tingkat kecemasan, asupan makan, dan status gizi pada lansia di Kota Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(2), 62. https://doi.org/10.22146/ijcn.23022
Winerungan, R., Punuh, M. I., & Karwengian, S. (2018). Hubungan Antara Asupan Energi Dengan Status Gizi Pada Pelajar SMP di Wilayah Malalayang I Kota Manado. Jurnal KESMAS, 7(5).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 bukhari, Muakhir Syah Putra, Nesa Fatna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











