FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN PERAWATAN ANTENATAL
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v2i2.91Keywords:
Predisposing factors, enabling factors, strengthening factors, visits, antenatal careAbstract
Pemeriksaan ANC pada ibu hamil dilakukan minimal empat kali sejak awal kehamilan hingga menjelang persalinan. Penyedia layanan ANC yang paling dekat dengan masyarakat adalah Puskesmas. Puskesmas bertanggung jawab terhadap kesehatan ibu hamil di wilayah kerjanya. Minat ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan ANC di Puskesmas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor predisposisi yang meliputi pengetahuan, sikap, tradisi dan kepercayaan, tingkat pendidikan dan tingkat sosial ekonomi ibu hamil. Faktor pemungkin (enambling faktor) meliputi ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, keterampilan dan keterjangkauan. Faktor penguat antara lain sikap dan perilaku petugas kesehatan pemberi pelayanan ANC. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Maret sampai dengan September 2019 di wilayah kerja Puskesmas Cot Girek Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil pada kehamilan trimester III. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 187 orang. Hasil analisis data bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kunjungan ANC ibu hamil adalah faktor sikap dengan p-value 0,006, fasilitas pelayanan kesehatan desa dengan p-value 0,000 dan peran bidan dengan nilai p-value 0,006. nilai p 0,000. Hasil analisis data multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang paling kuat mempengaruhi kunjungan ANC ibu hamil adalah ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan di desa dengan p-value 0,000.
Downloads
References
Kemenkes RI.(2015). Pedoman Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA). Jakarta: Direktorat Bina Kesehatan Ibu.
Notoatmodjo S. (2012), Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Puskesmas Cot Girek. (2017). Rekapitulisasi Laporan Pemantauan Wilayah Setempat Ibu dan Anak (PWS-KIA).Puskesmas cot girek Kabupaten Aceh Utara.
Prasetyo B.A(2013). Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Cakupan K4 Bidan. Desa Diwilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang.
Nirmalasari G, Fitriana S, dan Anggraini H(2015). Faktor Pendidikan, Pengetahuan, Paritas, Dukungan Keluarga dan Penghasilan Keluarga yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal. Jurnal Ilmu dan Teknologi kesehatan Vol 2. Jakarta: Poltekkes kemenkes.
Christiana I, Ayu M.C.(2009) Hubungan Sosial Ekonomi Dengan Perilaku Kunjungan K4 Pada Ibu Hamil. Wilayah kerja Puskesmas Licin Kabupaten Banyuwangi .
Rukiyah A.Y, Yulianti L, Maemunah, Susilawati L. (2009). Diktat Kuliah Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Jakarta: Trans Info Media
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Direktorat Bina Kesehatan Ibu
Kusmiyati Y, Wahyuningsih H.P, Sujiyatini (2009). Perawatan Ibu Hamil (Asuhan Ibu Hamil).Yogyakarta: Fitramaya.
Notoatmodjo S.(2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta;
Riwidikdo H.(2012). Statistik Kesehatan Belajar Mudah Teknik Analisis Data Dalam Penelitian Kesehatan (Plus Aplikasi Software SPSS). Yogjakarta: Nuha Medika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Suriani, Roslaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











