HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT KULIT DENGAN KEPATUHAN BEROBAT: STUDI CROSS-SECTIONAL DI POLI KULIT RUMAH SAKIT MULIA RAYA
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.259Keywords:
Penyakit Kulit, Pengetahuan, Kepatuhan Berobat, Studi Cross-SectionalAbstract
Latar Belakang: Penyakit kulit masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memiliki angka kejadian tinggi dan dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, serta kualitas hidup penderitanya. Keberhasilan pengobatan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan diagnosis dan terapi, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan pasien mengenai penyakit yang dideritanya sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang penyakit kulit dengan kepatuhan berobat pada pasien rawat jalan di Poli Kulit Rumah Sakit Mulia Raya. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 dengan melibatkan 82 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan kepatuhan berobat, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (86,6%) dan termasuk kategori patuh berobat (70,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang penyakit kulit dengan kepatuhan berobat (χ² = 14,142; p < 0,001). Responden dengan tingkat pengetahuan yang lebih baik cenderung memiliki kepatuhan berobat yang lebih tinggi. Kesimpulan: Mayoritas pasien rawat jalan di Poli Kulit Rumah Sakit Mulia Raya Kabupaten Aceh Timur memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai penyakit kulit dan menunjukkan kepatuhan berobat yang baik. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan tentang penyakit kulit dengan kepatuhan berobat, di mana pasien dengan tingkat pengetahuan yang baik cenderung memiliki kepatuhan berobat yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan pasien dapat menjadi salah satu upaya untuk mendukung kepatuhan berobat pada pasien penyakit kulit.
Downloads
References
Eichenfield, L. F., Tom, W. L., Berger, T. G., Krol, A., Paller, A. S.,Schwarzenberger, K., … Sidbury, R. (2022). Guidelines of care for the management of atopic dermatitis. Journal of the American Academy of Dermatology.
Flohr, C., & Hay, R. (2021). Putting the burden of skin diseases on the global map. British Journal of Dermatology, 184(2), 189–190.
Hay, R. J., Johns, N. E., Williams, H. C., Bolliger, I. W., Dellavalle, R. P., Margolis, D. J., … Murray, C. J. L. (2022). The global burden of skin disease. British Journal of Dermatology.
Institute for Health Metrics and Evaluation. (2023). Global Burden of Disease Study 2021 (GBD 2021). Seattle, WA: IHME.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pelayanan Penyakit Kulit di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kim, J., Park, H., & Lee, S. (2024). The effect of patient education on medication adherence among dermatology outpatients. Journal of Dermatological Treatment.
Lee, H., Kim, S., & Choi, Y. (2023). Health literacy and treatment adherence among patients with chronic skin diseases. International Journal of Dermatology.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahmawati, D., Suryani, N., & Handayani, E. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan berobat pada pasien penyakit kronis di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.
Sari, R., Putri, D., & Hidayat, A. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan berobat pada pasien rawat jalan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Vrijens, B., De Geest, S., Hughes, D. A., Przemyslaw, K., Demonceau, J., Ruppar, T., … ABC Project Team. (2021). A new taxonomy for describing and defining adherence to medications. British Journal of Clinical Pharmacology.
World Health Organization. (2023). Skin diseases. Geneva: World Health Organization.
_______________________. (2025). Skin diseases as a global public health priority. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annadya Sarah, Wafiq Akmal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.











