PENGARUH KONSEP DIRI DENGAN MASALAH PSIKOSOSIAL PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT KOTA LHOKSEUMAWE

Authors

  • erna masdiana Akper kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Usti Julita
  • Lasmina Lumban Gaol

DOI:

https://doi.org/10.58435/jka.v2i2.93

Keywords:

Psiksosial, konsep diri, stroke

Abstract

Stroke merupakan gangguan atau kerusakan neurovaskular yang kompleks dan sering menjadi isu masalah kesehatan publik, stroke mempunyai dampak pada   aspek kehidupan, seperti mengalami  masalah  psikososial disebabkan terdapatnya perubahan fisik didalam dirinya.Tujuan penelitian ini melihat pengaruh konsep diri pasien terhadap masalah psikososial yang di hadapi. Subyek penelitian  113 pasien stroke dengan kriteria inklusi  dan menggunakan desain penelitian kuantitatif serta jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross- sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner. Robson Scale Concept (RSCQ) dan kuesioner Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS 21).berdasarkan hasil penelitian uji univariat ditemukan bahwa yang miliki konsep diri rendah pada pasien stroke sebesar 74 orang yang memiliki masalah psikososial tinggi lebih banyak berjumlah 79 orang (30,1%) dan hasil uji bivariat adalah 0,007 (p<0,05) yang berarti ada hubungan antara konsep diri dengan masalah psikososial pada pasien stroke di Rumah Sakit Tingkat IV 07.01 Lhokseumawe. Kesimpulan adanya hubungan yang significan antara konsep diri pasien stroke terhadap masalah psikososial yang di alami pasien tersebut. Saran dalam penelitian menyatakan bahwa masalah psikososial sangat penting untuk dapat diatasi sesegera mungkin sehingga proses penyembuhan dan pemulihan pasien stroke dapat segera teratasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chemerinski E, Robinson R. (2014) The Neuropsychiatry of Stroke. Psychosomatics. 41(1):5–14.

Ferry Arianto, A. M. (2019). Gambaran Ketidakberdayaan Pasien Pasca Stroke di Poliklinik Syaraf RS.PMI Bogor. http://repository.poltekkesbdg.info/items/show/886

Grotta, J. C., Albers, G. W., Broderick, J. P., Kasner, S. E., Lo, E. H., Mendelow, A. D., Sacco, R. L., & Wong, L. K. S. (2016). Stroke Pathophysiology, Diagnosis, and Management (6th ed.). Elsevier.

Hasan, N., & Rufaidah, E. R. (2013). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan strategi Koping pada Penderita Stroke RSUD Dr . Moewardi Surakarta. Talenta Psikologi, 2(1), 41–63.

Hawari. (2011). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi.Jakarta : EGC.

Loupatty, Sanci Natalia, Yulius Yusak Ranimpi, and Rosiana Eva Rayanti. (2019).Respon Psikososial dan Strategi Koping Pasien Stroke dalam Konteks Budaya Ambon. Jurnal Kesehatan 10.3: 480-488.

Riskesdas (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta.

Stuart. S. (1995). Keperawatan Jiwa 3, Bandung EGC;

Yuanita S, Ratna., Sutriningsih, Ani, Catur A W.R. (2015). Mekanisme Koping Keluarga Menurunkan Tingkat Kecemasan Kecemasan Keluarga Pasien Stroke. Jurnal Care, 3(2), 18–25.

World Health Organization. (2019). Global Survey Stroke and The international classification of functioning, disability and health. Geneva, Switzerland: Author.

Wiyaniputri C. (2016). Hubungan Konsep Diri terhadap Tingkat Depresi pada Pasien Kusta di Rumah Sakit Kusta Alverno Singkawang. J Mhs PSPD FK Univ Tanjungpura, 2(2).

Downloads

Published

2024-01-16

How to Cite

masdiana, erna, Usti Julita, & Lasmina Lumban Gaol. (2024). PENGARUH KONSEP DIRI DENGAN MASALAH PSIKOSOSIAL PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT KOTA LHOKSEUMAWE. Jurnal Kesehatan Akimal, 2(2), 59–65. https://doi.org/10.58435/jka.v2i2.93

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>