HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN DAYAH BUDI PANTON LABU KABUPATEN ACEH UTARA

Authors

  • Usti Julita Akper Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Junaedy Junaedy Akper Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Erna Masdiana Akper Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.58435/jka.v2i2.94

Keywords:

Status Gizi, Menstruasi, Remaja Putri

Abstract

Permasalah kesehatan yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang ini yaitu Gangguan siklus menstruasi akan memberikan dampak bagi remaja. Gangguan siklus menstruasi dapat menandakan adanya kehamilan, gangguan endokrin, kelainan siklus dan status gizi remaja tersebut kurang. Remaja yang mempunyai status gizi yang baik dan sebaliknya dapat dilihat dari berat badannya. Berat badan juga mempengaruhi keseimbangan hormon dan siklus menstruasi. Masalah gizi merupakan masalah mendasar karena secara langsung menentukan kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan derajat kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi dengan gangguan menstruasi pada remaja putri di pondok pesantren dayah budi panton labu kabupaten aceh utara.Desain dalam penelitian ini analitik dengan menggunakan rancangan cross-sectional untuk melihat atau menganalisa hubungan variable. Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja putri yang ada di Pondok Pesantren Dayah Budi Panton Labu Kabupaten Aceh Utara yaitu 55 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik Cara pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data dalam penelitian ini yaitu variabel univariat dan bivariat. Hasil penelitian terdapat hubungan status gizi dengan gangguan menstruasi pada remaja putri di Pondok Pesantren Dayah Budi Panton Labu Kabupaten Aceh Utarayang dibuktikan dengan nilai p- value yaitu 0,000<α 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi atau pedoman untuk penelitian selanjutnya tentang status gizi dengan gangguan menstruasi pada remaja putri.Saran agar responden dapat menerapkan asupan gizi yang seimbang sehingga tercapai indeks massa tubuh yang sesuai, tidak terjadi kelebihan atau kekurangan asupan nutrisi yang menyebabkan terjadinya gangguan menstruasi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatser, S. (2015). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Arisman. (2014). Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta : EGC

Chomaria, N. (2015). Panduan Lengkap Pasca Melahirkan. Surakarta : Ziyad Visi Media

Dinkes Aceh. (2017). Profil Kesehatan Aceh Utara Tahun 2016.

Dinkes Aceh Utara. (2017). Profil Kesehatan Aceh Utara Tahun 2016.

Felicia, dkk. (2015). Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri. Manado : PSIK FK UNSRAT

Kelly, T. (2013). 50 Rahasia Alami MeringankanSindrom Premenstruasi. Jakarta. Erlangga

Kemenkes, RI. (2017). Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta : Depkes RI

Kumalasari, dkk. (2014). Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan Dan Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

Kusmiran, E. (2014). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta : Salemba Medika

Manan, E. (2015). Kamus Pintar Kesehatan Wanita. Jakarta : Buku Biru

Manuaba, IBG, dkk. (2014). Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta : EGC.

Marni, dkk. (2015). Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dn Anak Prasekolah. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Mentari (2015). Hubungan Status Gizi dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri di Akademi Kebidanan Cipto Medan. Medan : Universits Sumatera Utara

Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Owen, S.J., dkk. (2015). Handbook of Pharmaceutical Excipients. UK : Pharmaceutical Press

Ramaiah, S. (2015). Mengatasi Gangguan Menstruasi. Yogyakarta : Diglosia Medika

Pinem, S. (2014). Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. Jakarta : CV. Trans Info Media

Proverawati, A. & Misaroh, S. (2014). Menarche Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta : Nuha Medika

Proverawaty, A. dan Wati, E.K. (2015). Ilmu Gizi untuk Perawat dan Gizi Kesehatan. Yogyakarta : Yulia Medika

Puspitarini, dkk. (2015). Obesitas Sebagai Resiko Terjadinya Premenstruasl Syndrome pada Mahasiswa Akademi Kebidanan Pemerintah Kabupaten Kudus.

Rahayu, L. & Verawaty, S.N. (2015). Merawat dan Menjaga Kesehatan Seksual Wanita Tanya Jawab Lengkap Seputar Kesehatan Seksual Wanita. Bandung : Grafindo Media Pratama.

Sarwono, W.S. (2014). Psikologi Remaja. Jakarta : Rajawali Pers.

Setiyaningrum, E. dkk. (2014). Pelayanan Keluarga Berencana & Kesehatan Reproduksi. Jakarta : TIM

Sharon, J. (2016). Keperawatan Maternitas Kesehatan Wanita, Bayi dan Keluarga. Jakarta : EGC

Sibagariang, E.E. (2015). Gizi Kesehatan Reproduksi. Jakarta : TIM

Sugiyono. (2013). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung Alfabeta

Supariasa. (2014). Penilaian Status Gizi. Jakarta : Buku Kedokteran

Tarwoto, dkk. (2016). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

Waryana. (2016). Gizi Reproduksi. Yogyakarta : Pustaka Rihama

Widyastuti, Y, dkk (2014). Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya

Winkjosastro, H. (2014). Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prwirohardjo

Yustinus, S. (2015). Kesehatan Mental 2.Yogyakarta : EGC

Downloads

Published

2024-01-16

How to Cite

Julita, U., Junaedy , J. ., & Masdiana, E. . (2024). HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN DAYAH BUDI PANTON LABU KABUPATEN ACEH UTARA . Jurnal Kesehatan Akimal, 2(2), 74–81. https://doi.org/10.58435/jka.v2i2.94

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>