EFEKTIFITAS PERMAINAN PUZZEL TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v3i1.106Kata Kunci:
Permainan Puzzle, Motorik Halus, Anak Usia PrasekolahAbstrak
Perkembangan motorik halus merupakan indikator yang lebih baik daripada motorik kasar dalam mendiagnosis gangguan motorik anak usia prasekolah. Apabila terjadi gangguan motorik halus, maka dapat berdampak pada perkembangan lainnya. Gangguan perkembangan motorik halus dapat diatasi dengan memberikan stimulus pada anak yakni dengan bermain puzzle. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Permainan Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah melalui studi kasus. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode ilmiah. dengan kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian pada efektifitas permaian puzzle terhadap Perkembangan motorik halus pada prasekolah di peroleh hasil adanya efetif dilakukan karena sangat mendukung perkembangan motorik halus yaitu permaian puzze. Berdasarkan keterangan diatas bawah perkembangan motoric halus yang dilakukan dengan permainan puzzle sangat efektif dilihat dari table I dan II dimana subjek dapat menyelesaiakn permaina puzzle dengan waktu yang tepat tanpa bimbingan orang tua dan guru. Berdasarkan data dikalimat Sebagian besar perkembangan anak usia prasekolah sebelum diberikan metode bermain puzzle adalah normal. Dan hampir seluruhnya perkembangan anak usia prasekolah sesudah diberikan metode bermain puzzle adalah normal.
Unduhan
Referensi
Adriana, D. (2011). Tumbuh kembang & terapi bermain pada anak. Jakarta: Salemba Medika.
Erni. (2018). Puzzle Mempengaruhi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah Di TK AT Taqwa Mekarsari Cimahi. Jurnal Kesehatan , 11(2), 65-74. 60
Febrikaharisma, M.H. 2013. Hubungan Antara Tinggi Badan Dan Umur Dengan Fungsi Motorik Anak Usia 2-4 Tahun. Semarang: F.K. UNDIP
Fransiska. (2012). Pengaruh bermain puzzel terhadap perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah di TK Negeri Pembina Bengkayang. Diakses dari ehttp://www.journal.respati.ac.id/.../2 012.../Jurnal%20Fransiska% tanggal 2 September 2014.
Harmila, Hanik Fetriyah, U., & Joac Brett Nito, P. (2023). Permainan Puzzle Mempengaruh Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun. JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 11(3), 581–590. https://doi.org/https://doi.org/10.26714/jkj.11.3.2023.581-590
Haryani. (2012). Efektivitas Penerapan Terapi Bermain Bola Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Tunagrahita Ringan Kelas 1 SMPLB. Diakses dari http://www. ejournal.unesa.ac.id/article/3504/17 /article.pdf
Madyastuti (2016), Y. Pengaruh media puzzle terhadap kemampuan anak dalam mengenal bentuk geometri di kelompok A TK qushrul ubudiyah Surabaya
Maghfuroh, L Dan Nurul Khotimah. 2017. Pengaruh Teknik Mozaik Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah. Jurnal Sain Med, Vol.9 No.1 : 57-81
Mila. (2012). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Permainan Play dough Pada Kelompok B di PAUD Al – Hidayah Depo Indah No. 1 Kemijen Semarang Timur Tahun Ajaran 2012/2013. Diakses dari http://www. library.ikippgrismg.ac.id/.../c8e7a8 8791bb781a.pdf tanggal 2 September 2014
Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. In Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
Saraswati, I. K. (2022). Developing Childrens’s Fine Motors Through Used Materials to be Useful Tools in Early Childhood. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 4(2), 9–26. https://doi.org/10.23917/ecrj.v4i2.12670.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Lasmina Lumban Gaol, Erna Masdiana, Usti Julita

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.




























