PENGARUH KUNYIT TERHADAP PENGURANGAN GEJALA KISTA OVARIUM DAN DEPRESI PADA WANITA USIA REPRODUKTIF LHOKSEUMAWE
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v4i1.148Kata Kunci:
Kunyit, kista ovarium, depresi, wanita usia reproduktifAbstrak
Kista ovarium merupakan gangguan ginekologi yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan menyebabkan berbagai gejala fisik serta psikologis, seperti nyeri panggul, siklus menstruasi tidak teratur, kecemasan, dan depresi. Kunyit(Curcuma longa) mengandung kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang berpotensi membantu mengurangi ukuran kista ovarium serta memperbaiki kesehatan mental.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi rebusan kunyit terhadap pengurangan gejala kista ovarium dan perbaikan kesehatan mental pada wanita usia reproduktif. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan rancangan pre-test dan post-test. Tehnik pengambilan Sampel dengan purposive sampling terdiri dari 30 wanita usia 20–40 tahun dengan kista ovarium yang dikonfirmasi melalui ultrasonografi (USG). Intervensi berupa konsumsi 250 ml rebusan kunyit dua kali sehari selama delapan minggu. Pengukuran ukuran kista dilakukan melalui USG, sementara kesehatan mental diukur menggunakan skala Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam ukuran kista ovarium (p < 0,05) serta perbaikan skor kecemasan dan depresi setelah intervensi. Kesimpulannya, konsumsi rebusan kunyit memiliki potensi sebagai terapi komplementer dalam pengelolaan kista ovarium serta meningkatkan kesehatan mental wanita usia reproduktif. Saran Penelitian ini menyarankan bahwa karena kista ovarium dan depresi pada wanita saling berkaitan, maka komorbiditas kista ovarium dan depresi pada wanita harus ditangani secara aktif dan diberikan pencegahan dan pengobatan yang tepat.
Unduhan
Referensi
Lopresti AL. (2022). Potential Role of Curcumin for the Treatment of Major Depressive Disorder. CNS Drugs. Edisi Feb;36(2):123-141. doi: 10.1007/s40263-022-00901-9.
Arifah, A. L., & Suhartono, S. (2017). Sistem Prediksi Kista Ovarium Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Metode Learning Vector Quantization (LVQ). Jurnal Masyarakat Informatika, 7(2), 26–31. https://doi.org/10.14710/jmasif.7.2.31464.
Center for Reproductive Health. (2022). National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Laporan Penelitian. Pusat Kesehatan Reproduksi. University of Queensland and Johns Bloomberg Hopkins School of Public Health Indonesia.
Utama aditia edy. (2020). Manfaat Aromaterapi Lavender Terhadap Intensitas Nyeri Haid Pada Wanita Usia Subur :1–14.
Aulia Rika Fahrumnisa. (2019). Ekstrak Kunyit (Curcuma longa). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. hhttps://akper-sandikarsa.e- journal.id/JIKSH Vol 10, No, 2, Desember 2019, pp; 115-120.
Fadhilah Nurul, vida amaliah, R. (2022). Analisis asuhan keperawatan pada pasien kista ovarium: 155–160.
Farach, Khanifah., Evi Puspita S., Awaluddin, S. (2021). EFektivitas Kombinasi Ekstrak Etanol Kunyit (Curcuma Longalinn) Dan Coklat (Theobroma Cacao) Sebagai Kandidat Antidepresanpada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Galur Wistareffectiveness Of Combination Ethanol Extract Of Turmeric(Curcuma Longa Linn) And Cocoa (Theobroma Cacao) As An Antidepressantcandidate In Wistar Rat (Rattus Norvegicus). Jurnal Wiyata, Vol. 8 No. 2 P-ISSN 2355-6498 | E-ISSN 2442-6555.
Friedman, B. E., Daly, M., & Barrett, J. (2020). Psychological distress in women with ovarian cysts: A systematic review. Journal of Women's Health, 29(5), 675-682.
Mohebbati. (2017). The effect of curcuma longa and curcumin on reproductive system. Endokrine Regulations Journal. 51(4):220-228.
Oky Oktaviana, Priharyanti Wulandari, Tri Sakti Widyaningsih. (2020). Pengaruh Ekstrak Rebusan Kunyit Terhadap Kejadian Keputihan Pada Wanita Usia Subur Di Desa Karangsari Dukuh Trambalan Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang semarang, Jawa Tengah, Vol 7, No 3 E-Issn 2721- 9860
Yunita Sari Simanjuntak. (2021). Pengaruh Pemberian Rebusan Asam Kunyit
Terhadap Pengurangan Dismenorhea Pada Remaja Putri Di Lingkungan Pasar Gunung tua.
Rahmi Sari Kasome. (2020). Hubungan Keakraban Orangtua Dan Bullying Dengan Depresi Pada Remaja Kota Bukittinggi. Human Care Journal, 5(3), 798.
Savitri, P. R. S. S., Budiana, I. N. G., & Mahayasa, P. D. (2020). Karakteristik Penderita Kista Ovarium di Rumah Sakit Umum Pusat. Jurnal Medika Udayana, 9(3),82– 86.
Wen, J., Zhou, W., & Lin, Y. (2023). Relationship Between the Ovarian Cyst and Depression: A Two-Sample Mendelian Randomization Study. International Journal of Women’s Health, 15, 1727–1732. https://doi.org/10.2147/IJWH.S415640.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Erna Masdiana, Lasmina Lumban Gaol, Usti Julita

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.




























