BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN STUNTING: TINJAUAN LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v4i1.160Kata Kunci:
BERAT BADAN LAHIR RENDAH, StuntingAbstrak
Berat badan lahir rendah merupakan salah satu faktor risiko penting yang berkontribusi terhadap kejadian stunting. Bayi dengan berat badan lahir rendah seringkali mengalami gangguan pertumbuhan sejak dini, yang dapat berlanjut hingga masa kanak-kanak dan menyebabkan stunting. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis bukti ilmiah mengenai hubungan antara berat badan lahir rendah dan kejadian stunting. Metode pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik seperti PubMed, Scopus, dan Web of Science, dengan kata kunci terkait BBLR, stunting, intervensi gizi, dan faktor risiko. Studi observasional dan intervensi yang meneliti hubungan antara BBLR dan stunting pada populasi manusia dimasukkan dalam tinjauan ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa bayi dengan BBLR memiliki risiko lebih tinggi mengalami stunting. Intervensi gizi yang tepat, seperti pemberian ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI yang kaya nutrisi, dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan mencegah stunting. Faktor sosial ekonomi dan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk juga berkontribusi terhadap kejadian BBLR dan stunting. Kesimpulannya, BBLR merupakan faktor risiko penting untuk kejadian stunting, sehingga deteksi dini dan penanganan yang tepat pada bayi BBLR sangat penting untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Unduhan
Referensi
Amalia, I. S., Ropii, A., Mutiara, A. S., Sukmawati, E., & Diyanti, E. (2023). Penyuluhan Stunting Dan Pembuatan Mp-Asi Berbasis Pangan Lokal Pada Ibu Yang Memiliki Balita Pada Daerah Lokus Stunting Di Desa Kutawaringin Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan (JPPK), 2(2), 68. https://doi.org/10.34305/jppk.v2i02.739.
Aswi, A., Sukarna, S., & Nurhilaliyah, N. (2022). Pemetaan Risiko Relatif Kasus Stunting di Provinsi Sulawesi Selatan. Sainsmat Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam, 11(1), 11. https://doi.org/10.35580/sainsmat111325202022.
Baharuddin, B., & Kongkoli, E. Y. (2023). Pemberian Edukasi dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Bhakti Persada, 9(1), 10. https://doi.org/10.31940/bp.v9i1.10-15.
Fitriami, E., & Galaresa, A. V. (2021). Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Aplikasi Android Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Ibu. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 5(2), 78. https://doi.org/10.33862/citradelima.v5i2.258.
Fujiana, F., Pondaag, V. T., Afra, A., Evy, F., & Fadly, D. (2021). Potensi Pangan Fermentasi Tempe Dalam Mengatasi Kejadian Stunting di Indonesia. Poltekita Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 20. https://doi.org/10.33860/jik.v15i2.481.
Hasanah, E. N. (2023). Hubungan Perkembangan Motorik Halus, Perkembangan Motorik Kasar dan Sosial Emosional terhadap Kejadian Stunting pada Usia 24 – 59 Bulan di Puskesmas Karet Kuningan Kecamatan Setiabudi Tahun 2022. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(4), 681. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i4.128.
Lubis, K., Kustanto, D. R., Fetrisia, W., & Nataria, D. (2022). Analisis Geospasial Sebaran Stunting Di Kota Bukittinggi. Jurnal Kesehatan, 13(1), 41. https://doi.org/10.35730/jk.v13i1.576.
Santi, M. W., Triwidiarto, C., Syahniar, T. M., Firgiyanto, R., & Andriani, M. (2020). Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Pembuatan PMT Berbahan Dasar Kelor sebagai Upaya Percepatan Pencegahan Stunting. Dharma Raflesia Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 18(2), 77. https://doi.org/10.33369/dr.v18i2.12056.
Siahaineinia, H. E., & Purba, E. M. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Secanggang Kabupaten Langkat Tahun 2020. Excellent Midwifery Journal, 4(1), 7. https://doi.org/10.55541/emj.v4i1.147.
Syofyanengsih, S., Fajar, N. A., & Novrikasari, N. (2022). Hubungan Peran Keluarga terhadap Kejadian Stunting: Literature Review. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 1167. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i2.2399.
Taqwin, T., Pont, A. V., & Iskandar, Y. (2023). Determinan Stunting Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Jurnal Bidan Cerdas, 5(1), 43. https://doi.org/10.33860/jbc.v5i1.1809.
Titimeidara, M. Y., & Hadikurniawati, W. (2021). Implementasi Metode Naïve Bayes Classifier Untuk Klasifikasi Status Gizi Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmiah Informatika, 9(1), 54. https://doi.org/10.33884/jif.v9i01.3741.
Yarmaliza, Y., Farisni, T. N., Fitriani, F., Zakiyuddin, Z., Reynaldi, F., & Syahputri, V. N. (2021). Prilaku Kemandirian Pangan Keluarga sebagai Preventif Stunting di Desa Purwodadi Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Window of Health Jurnal Kesehatan, 314. https://doi.org/10.33096/woh.v4i04.202.
Yuda, A., Septina, Z., Maharani, A., & Nurdiantami, Y. (2023). Tinjauan Literatur : Perkembangan Program Penanggulangan Stunting di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 6(2). https://doi.org/10.7454/epidkes.v6i2.6049.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dian Vita Sari, Fatmawati, Siti Damayanti, Fitri Apriani, Arista Ardilla

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.




























