TINGKAT STRES AKADEMIK MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR DI AKPER KESDAM IM LHOKSEUMAWE
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.210Kata Kunci:
Stres Akademik, Mahasiswa Keperawatan, Tugas AkhirAbstrak
Penyusunan tugas akhir merupakan salah satu tuntutan akademik yang sering menjadi sumber tekanan bagi mahasiswa tingkat akhir, khususnya mahasiswa keperawatan yang dituntut untuk mampu menyelesaikan proses akademik secara tepat waktu. Stres akademik yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kondisi psikologis, motivasi belajar, konsentrasi, serta kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik pada mahasiswa keperawatan dalam menghadapi penyusunan tugas akhir di Akper Kesdam IM Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 85 mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun tugas akhir. Pengumpulan data dilakukan Maret 2026, menggunakan instrumen Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21), khususnya sub-skala stres. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, yaitu sebanyak 74 orang (87,1%). Berdasarkan tingkat stres, sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang sebanyak 64 responden (75,3%), sedangkan 21 responden (24,7%) mengalami stres ringan. Tidak ditemukan responden dengan kategori stres berat. Hasil ini menunjukkan bahwa penyusunan tugas akhir memberikan tekanan akademik yang cukup nyata bagi mahasiswa, meskipun belum mencapai kategori berat. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif dan promotif dari institusi pendidikan, seperti bimbingan akademik yang terarah, konseling, edukasi manajemen stres, serta penguatan strategi koping adaptif untuk mencegah peningkatan stres dan risiko burnout akademik pada mahasiswa tingkat akhir.
Unduhan
Referensi
Aldwin, C. M. (2021). Stress, coping, and development: An integrative perspective (2nd ed.). Guilford Press.
Hidayat, A., & Lestari, S. (2025). Dinamika stres akademik dan efikasi diri pada mahasiswa kesehatan: Sebuah studi longitudinal. Jurnal Psikologi Kesehatan Indonesia, 10(1), 45-58.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.
Pratama, B., & Sari, D. N. (2023). Analisis beban kognitif dan tingkat stres mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi tugas akhir. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(2), 112-125.
Ramadhani, N., & Putri, A. R. (2024). Hubungan stres akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(1), 35–42
Saputra, R., & Wijaya, K. (2026). Pemetaan kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi: Urgensi intervensi dini. Jurnal Edukasi Kesehatan, 14(1), 22-34.
Stuart, G. W. (2021). Principles and practice of psychiatric nursing (11th ed.). Elsevier.
World Health Organization. (2024). Mental health of adolescents and young adults in the digital age. WHO Press.
Wulandari, T. (2024). Pengaruh lingkungan akademik suportif terhadap penurunan tingkat distres psikologis mahasiswa. Media Keperawatan Indonesia, 7(3), 201-215.
Wu, J. R., Iwanaga, K., Chan, F., Hu, W., Zhou, K., Chen, X., & Tansey, T. N. (2023). The constructs of the Lazarus and Folkman’s stress-appraisal-coping theory as predictors of subjective well-being in college students. Journal of Asia Pacific Counseling, 13(2), 41–65.
Yusuf, A., Fitryasari, R., & Nihayati, H. E. (2022). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Erna Masdiana, Liza Phonna, Devi Aprilia, Lasmina Lumban Gaol

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.




























