HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DALAM PENCEGAHAN DEPRESI PADA LANSIA DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA JULI
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v5i1.235Kata Kunci:
Pengetahuan Keluarga, Sikap, Pencegahan Depresi, Lanjut UsiaAbstrak
Depresi pada lanjut usia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena dapat menurunkan kualitas hidup, memperburuk kerentanan fisik, serta sering kali kurang dikenali pada tingkat pelayanan kesehatan primer. Pengetahuan dan sikap keluarga merupakan faktor yang dapat dimodifikasi dan berpotensi memengaruhi dukungan emosional, deteksi dini, serta tindakan pencegahan pada lanjut usia yang berisiko mengalami depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan keluarga dan sikap keluarga dengan pencegahan depresi pada lanjut usia di wilayah kerja Puskesmas Juli 2, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 490 anggota keluarga yang memiliki lanjut usia, dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2025 dengan menggunakan kuesioner demografi, kuesioner pengetahuan yang terdiri atas 18 item, kuesioner sikap yang terdiri atas 18 item, serta Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15) untuk menggambarkan kondisi depresi pada lanjut usia. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–27 tahun sebanyak 39,4%, berjenis kelamin laki-laki sebanyak 58,3%, dan memiliki tingkat pendidikan SMA sebanyak 73,8%. Pengetahuan keluarga sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 45,2%, sedangkan sikap keluarga sebagian besar berada pada kategori positif sebanyak 56,0%. Lanjut usia sebagian besar diklasifikasikan mengalami depresi ringan sebanyak 45,2%. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dengan pencegahan depresi (p = 0,001) serta antara sikap keluarga dengan pencegahan depresi (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan edukasi berbasis keluarga dan pembentukan sikap yang mendukung dapat berkontribusi terhadap peningkatan pencegahan dan penanganan dini depresi pada lanjut usia di pelayanan kesehatan primer.
Unduhan
Referensi
Alzeiby, E. A., Alzuabi, H. A., Al-Gunaid, S. T., Alkhalifah, B., Bajunaid, N., & Hifnawy, T. M. (2024). Knowledge and attitudes regarding geriatric depression: A descriptive study among adult Saudi citizens. Cureus, 16(7), e63797. https://doi.org/10.7759/cureus.63797.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik penduduk lanjut usia 2024. Badan Pusat Statistik.
Dirgayunita, A. (2020). Depresi: Ciri, Penyebab dan Penangannya. An-Nafs: Jurnal Kajian Penelitian Psikologi, 1(1), 1-14. https://doi.org/10.33367/psi.v1i1.235.
Durmaz, B., Soysal, P., Ellidokuz, H., & Isik, A. T. (2018). Validity and reliability of Geriatric Depression Scale-15 (short form) in Turkish older adults. Northern Clinics of Istanbul, 5(3), 216-220.
https://doi.org/10.14744/nci.2017.85047.
Lee, S. H., Lee, H., & Yu, S. (2022). Effectiveness of social support for community-dwelling elderly with depression: A systematic review and meta-analysis. Healthcare, 10(9), 1598. https://doi.org/10.3390/healthcare10091598.
Lisnawati, L., Nazaruddin, N., & Zoahira, W. O. A. (2024). The relationship of family support on elderly depression. Nursing Genius Journal, 1(1), 1-8. https://doi.org/10.65874/nnxx8408.
National Institute on Aging. (2025, February 5). Depression and older adults. U.S. Department of Health and Human Services. https://www.nia.nih.gov/health/mental-and-emotional-health/depression-and-older-adults.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Novayanti, P. E., Adi, M. S., & Widyastuti, R. H. (2020). Tingkat depresi lansia yang tinggal di panti sosial. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(2), 117-122. https://doi.org/10.26714/jkj.8.2.2020.117-122.
Puskesmas Juli 2 Kecamatan Juli. (2024). Data lansia wilayah kerja Puskesmas Juli 2 Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen [Data internal tidak dipublikasikan].
Susanti, E. T., & Royani, I. (2023). Literature review: Dukungan keluarga terhadap tingkat depresi pada lansia. Jurnal Keperawatan Karya Bhakti, 9(1), 36-46.
http://www.ejournal.akperkbn.ac.id/index.php/jkkb/article/view/127.
Wardhani, Y. F., Nantabah, Z. K., Machfutra, E. D., Lestyoningrum, S. D., Oktarina, & Nurjana, M. A. (2024). The prevalence and distribution of risk factors for depression and emotional mental disorders in the elderly in Indonesia. International Journal of Social Psychiatry, 70(4), 763-771. https://doi.org/10.1177/00207640241227381.
World Health Organization. (2025, October 8). Mental health of older adults. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-of-older-adults.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nurul Husna, Khairiyatul Munawwarah, Badrul Zaman, Novita sari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.




























