PENGARUH BALUTAN HYDROCOLLOID TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELITUS DI KLINIK ALHUDA WOUND CARE

Penulis

  • Alhuda Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Teungku Muhammad Sabil Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe
  • Putri Maulina Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.58435/jka.v3i2.135

Kata Kunci:

Luka Diabetik, Balutan Hydrocolloid, Penyembuhan

Abstrak

Luka diabetes adalah salah satu kondisi yang dipicu dari berbagai komplikasi diabetes. Rusaknya saraf-saraf pada kulit dapat membuat mati rasa sehingga ketika terjadi luka kecil umumnya penderita diabetes tidak akan merasakannya. Akibatnya, sirkulasi darah memburuk dapat menghambat aliran darah ke kulit yang dibutuhkan untuk mengobati luka. Akibatnya, luka pada penderita diabetes tetap terbuka, basah, dan sulit disembuhkan hingga berbulan- bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengaruh balutan hydrocolloid terhadap penyembuhan luka diabetes mellitus di Klinik Alhuda Wound Care di Kota Lhokseumawe. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui gejala atau pengaruh yang timbul, sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu atau eksperimen tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan luka diabetik di Klinik Alhuda Wound Care Kota Lhokseumawe yang berjumlah 20 orang. dengan menggunakan teknik accedental sampling. Dari hasil penelitian didapatkan nilai t sebesar 5,807 dengan p-value (signifikan) sebesar 0,000. t hitung ≥ t tabel (5,807 ≥ 1,684) atau p-value ˂ ɑ (0,000 ˂ 0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan balutan hydrocolloid terhadap penyembuhan luka diabetes mellitus. Diharapkan kepada penderita luka diabetik agar melakukan perawatan luka secara teratur dan diupayakan menggunakan balutan hydrocolloid agar mempercepat penyembuhan luka.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ahmed, E.M,. (2016). Hallux Ulceration In Diabetic Patients. The Journal of Foot & Ankle Surgery.

Carville, K., (2012),Wound Care Manual, Silver Chain Foundation, Australia Dinas Kesehatan Aceh .(2018).Profil Kesehatan Provinsi Aceh tahun 2018.

Dinas Kesehatan Lhokseumawe, (2018). Profil Kesehatan Kota Lhokseumawe tahun 2018.

Hamed,I., F.Ozogul,and J.M.Regenstein. (2016). Industrial applications of crustacean by-product (chitin,chitosan,and chitooligosaccharides): A review. Trends in Food Science & Technology 48:40-50.

Internasional Diabetes Federation (2018) Methods for Developing The Diabetes Guideline 2018. International Journal of Diabetes.

Julianto,E. (2015). Efektivitas hidrokoloid (Curcuma domestika) terhadap proses penyembuhan luka diabetik stadium I pada tikus (Rattus novergitus). Jurnal Husada Mahakam.IV.18-23.

Kartika, R.W. (2015). Perawatan luka kronis dengan modern dressing. Jakarta: Gading Pluit.

Kemeskes RI. (2018). Profil kesehatan di Indonesia. Diakses dari http://www.depkes.go.id.

Kozier, (2016). Blais K .Fundamentals of Nursing : Concepts, Process, and practice. Pearson Prentice Hall : Philadelphia.

Levine, J.P. (2013). Type 2 Diabetes Among Women: Clinical Considerations for Pharmacological Management to Achieve Glycemic Control and Reduce Cardiovaskuler Risk. Journal of Women’s Health Vol.17 No.2 http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18321176 universitas Muhammadiyah Surakarta.

Risman, Supardi, E., & Jamaluddin, M. (2020). Hubungan Penggunaan Alas Kaki Dengan Luka Kaki Diabetik Di Klinik Perawatan Luka Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), 112–116.

Diterbitkan

2024-10-31

Cara Mengutip

Alhuda, Teungku Muhammad Sabil, & Putri Maulina. (2024). PENGARUH BALUTAN HYDROCOLLOID TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELITUS DI KLINIK ALHUDA WOUND CARE. Jurnal Kesehatan Akimal, 3(2), 70–76. https://doi.org/10.58435/jka.v3i2.135

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>