HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (Fe) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS JEUMPA KABUPATEN BIREUEN
DOI:
https://doi.org/10.58435/jka.v2i1.57Kata Kunci:
Tablet Tambah Darah (Fe), Anemia, Ibu HamilAbstrak
Masalah kesehatan yang dihadapi bangsa Indonesia sekarang ini yaitu masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), masalah gizi dan pangan merupakan masalah mendasar karena secara langsung menentukan kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan derajat kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen. Desain dalam penelitian ini analitik dengan menggunakan rancangan cross-sectional untuk melihat atau menganalisa hubungan variable. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Jeumpa. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik Eksidental Sampling yaitu ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Jeumpa. Analisa data dalam penelitian ini yaitu variabel univariat dan bivariat. Hasil penelitian terdapat ada hubungan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen yang dibuktikan dengan nilai p value yaitu 0,000 < α 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dan Ada hubungan antara konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia dengan P value 0,000. Kesimpulan Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi atau pedoman untuk penelitian selanjutnya tentang hubungan kepatuhan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia.
Unduhan
Referensi
Dinas Kesehatan Aceh. (2019). Profil kesehatan provinsi aceh.
Erlina. Y. N. (2017). Kelainan Darah. Nuha Medika.
Hidayanti, L., & Rahfiludin, M. Z. (2020). Dampak Anemi Defisiensi Besi pada Kehamilan. Gaster, 18. https://doi.org/https://doi.org/10.30787/gaster.v18i1.464.
Izzati, Aghnia IlmaTamtomo, D. R. S. (2021). Hubungan Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan, 1.
Kemenkes R.I. (2017). Profil kesehatan Indonesia. kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profilkesehatanindonesia/PROFIL_KESEHATAN_2018_1.
Kemenkes RI. (2019). Pemuda Rumuskan Keterlibatan Bermakna Dalam Pembangunan Kesehatan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/article/print/19032200001/pemuda-rumuskan-keterlibatanbermakna-dalam-pembangunan-kesehatan.html diakses pada tanggal 04 Maret 2021.
Mardhiah, A., & Marlina, M. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil. Window of Health: Jurnal Kesehatan.
Nurmasari, V., & Sumarmi, S. (2019). Relation between Regularity of Antenatal Care Visits and Compliance of Iron Tablets Consumption with Anemia in Third Trimester Pregnant Women in Maron Probolinggo. Amerta Nutrition, 3. https://doi.org/10.20473/amnt.v3.i1.2019.46-51.
Pulungan, W. H. (2019). ). Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Dengan Anemia Pada Ibu Hamil Trimester iii Di Puskesmas Tanjung Langkat Kecamatan Salapian. PROGRAM STUDI D4 KEBIDANAN.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Dian Vita Sari, Fatmawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles, the author must declare the Jurnal Kesehatan Akimal as the first party to publish the article.




























